Mungkin saya orang yang paling cengeng untuk diajak teman bercerita tentang Ayah. Mata saya berkaca ketika ada sebuah ucapan tentang perjuangan Ayah. Hidung saya kembang kempis ketika ada suatu topik yang berhubungan dengan Ayah dan keluarga saya. Namun tidak pernah saya buka itu ketika berhadapan langsung dengan Ayah saya, saya merasa segan dan malu untuk bersikap cengeng di depannya. Dikutip dari tweet saya di twitter dan semoga kita sedikit merenung terhadap beberapa hal yang TIDAK TAHU tentang keberadaan AYAH sebagai seorang yang nyata di hadapanmu. Mari renungkan :
1. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
2. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
4. Kadang-kadang kita bertengkar dgn Ayah layaknya musuh, tapi dia menjadi sahabat seumur hidup.
6. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.
7. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
8. Ayah menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara.
9. Ayah selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang kuliahmu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah memikirkannya.
10. Ayah akan berkata, "Tanyakan saja pada ibumu," ketika ia ingin berkata, "Tidak".
11. AYAH lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.
13. Ayah mengatakan, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan.
14. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.
15. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
INI SEMUA HANYA SEBAGIAN KECIL DARI BANYAK TINDAKAN HEROIK YANG DILAKUKAN TULUS OLEH SEORANG AYAH. APA YANG SAYA TULISKAN HANYALAH HAL-HAL YANG BISA SAYA INGAT DAN SELALU JADI BAHAN RENUNGAN SAYA GUNA MENGGAMBARKAN RASA BANGGA, RASA KAGUM, RASA UNTUK TETAP MENCINTAI DAN MENGHARGAI DAN BENTUK HORMAT UNTUK AYAH, dari Anandamu, Putu M. Setiawan.