Jumat, 17 Desember 2010

I Made Wirya

»
Putu M. Setiawan
 
Mungkin saya orang yang paling cengeng untuk diajak teman bercerita tentang Ayah. Mata saya berkaca ketika ada sebuah ucapan tentang perjuangan Ayah. Hidung saya kembang kempis ketika ada suatu topik yang berhubungan dengan Ayah dan keluarga saya. Namun tidak pernah saya buka itu ketika berhadapan langsung dengan Ayah saya, saya merasa segan dan malu untuk bersikap cengeng di depannya. Dikutip dari tweet saya di twitter dan semoga kita sedikit merenung terhadap beberapa hal yang TIDAK TAHU tentang keberadaan AYAH sebagai seorang yang nyata di hadapanmu. Mari renungkan :
 
1. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
2. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
3. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
4. Kadang-kadang kita bertengkar dgn Ayah layaknya musuh, tapi dia menjadi sahabat seumur hidup.
5. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
6. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.
7. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
8. Ayah menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara.
9. Ayah selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang kuliahmu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah memikirkannya.
10. Ayah akan berkata, "Tanyakan saja pada ibumu," ketika ia ingin berkata, "Tidak".
11. AYAH lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.
12. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
13. Ayah mengatakan, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan.
14. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.
15. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
 
INI SEMUA HANYA SEBAGIAN KECIL DARI BANYAK TINDAKAN HEROIK YANG DILAKUKAN TULUS OLEH SEORANG AYAH. APA YANG SAYA TULISKAN HANYALAH HAL-HAL YANG BISA SAYA INGAT DAN SELALU JADI BAHAN RENUNGAN SAYA GUNA MENGGAMBARKAN RASA BANGGA, RASA KAGUM, RASA UNTUK TETAP MENCINTAI DAN MENGHARGAI DAN BENTUK HORMAT UNTUK AYAH, dari Anandamu, Putu M. Setiawan.

Rabu, 08 Desember 2010

Sahabat ingatkah kau akan semua?

Sebuah tujuan yang dari awal kita bangun, sebagai pondasi kami supaya kita bisa satu tujuan, persepsi hingga lulus untuk bisa tetap ada dan diingat selalu. Sebuah tujuan yang memang begitu bijaksana menurut saya dengan melihat situasi yang telah ada sebelumnya.
ANGKATAN YANG NETRAL
Begitulah ciri khas yang kami rembugkan bersama secara implisit dan kata-kata itu masih saya pegang sampai sekarang. Netral yang berarti tidak memihak. Sudah cukup jelas bagi saya untuk menjelaskannya. Dimana frase itu tidak perlu dijabarkan dengan kata "tapi".
Dan yang saya rasa sekaran, mulai ada kecenderungan untuk menyisipkan kata "TAPI" didalam tujuan itu, dan saya bingung menjelaskannya seperti apa, seperti semuanya berubah dan saya takut salah mengartikannya.
Bahkan menjadi sebuah pertanyaan untuk saya pribadi, ketika kita dihadapkan kedalam sebuah masalah itu.
Bagaimana kita menjelaskan ketika kata "TETAPI" itu muncul ?
Seperti kiranya,
kita akan menjadi sebagai mana mestinya angkatan yang baru, TAPI....
kita angkatan yang netral, TAPI.....
kita akan bersikap netral, TAPI....
kita tidak akan memihak siapa-siapa untuk berkenalan dgn teman, TAPI....

Seperti itu kah menjelaskan kata ANGKATAN yang NETRAL ?
Saya merasa sudah berusaha untuk lebih mengenal orang yang menjadi panutan, teman-teman dan orang yang hidup di lingkungan saya. Dan saya merasa terus berusaha menyadarkan diri untuk mengenal dengan baik mereka. Dan seperti itulah menurut saya menjelaskan identitas kami sebagai angkatan yang netral.