Selasa, 12 Oktober 2010

Setitik Pertemuan untuk Sejuta Makna

Pertemuan kami begitu singkat. Berawal dari teman kursus, gue mulai belajar mengenali sikap dan sifat seorang wanita. Gue mulai membandingkan mana wanita yang pantas untuk gue.
Hubungan kami begitu cepat. Berawal dari hubungan yang tak sehat, gue coba mamatahkan paradigma orang-orang tentang karma. Walaupun akhirnya kami menjalani 1 tahun hubungan dengan baik, dan penuh dengan suka duka dimana gue disini menemukan hubungan yang benar-benar memacu segala pengorbanan.
Akhir dari semuanyapun bagaikan kilat. Berawal dari hubungan jarak jauh, memicu sebuah ketidakbebasan untuk bisa saling bertatap, dan kami sadar akan adanya sebuah perbedaan prinsip yang walaupun itu bisa ditutupi, namun jarak dan kebebasan itu yang tak bisa dibeli.
Gue bersyukur bisa milih wanita kaya dia. Wanita yang kuat, tegar dan tabah.
Gue beruntung bisa miliki wanita secantik dia. Wanita yang tau bagaimana memposisikan diri sebagai wanita didepan pasangannya.

Ya Tuhan,
Terimakasih untuk perkenalannya..
Terimakasih untuk kesempatan ini..
Terimakasih untuk cinta yang Kau beri pada kami..
Terimakasih telah menjaga hubungan kami selama ini..
Terimakasih telah memberiku wanita yang setia..
Terimakasih telah memberiku wanita yang tulus mencinta..
Terimakasih telah memberiku wanita yang jujur berucap..
Terimakasih telah membimbingku mengajarinya membangun sebuah komitmen..
Semoga semua hal itu ia tanamkan untuk pasangannya nanti..
Semoga semua hal itu ia berikan untuk pasangannya nanti..
Semoga ketulusan cintanya, ia berikan untuk kekasih sama seperti halnya ia berikan padaku..
Terimakasih untuk 17 bulan, hari bersamanya..

Tidak ada komentar: