– “Airmata itu hangat dan asin biar kamu merasa bahwa sesakit apapun kamu, sebenarnya kamu masih hidup” – http://hurufkecil.wordpress.com
Siapa mereka ?
“Dari mana datangnya kalian ?”
“Hey, kita baru saja berkenalan ...”
(Ya kau harus tau itu ! Kita ! baru ! saja berkenalan !)
“Saya telah merasakan dan sudah menemukan ...”
Ketika...
Saya hampir jatuh, mereka menarikku sambil berkata “Kau tidak apa-apa?”
Ketika saya hampir terlelap di sebuah lorong yang gelap, mereka membangunkanku kembali sambil berkata, “Jangan tidur disini...”
Saya kadang tersesat, dan mereka menepuk pundakku sambil berkata, “Mari kita pulang...”
Saya kadang menolak untuk menerima semua ini... Saya menyalahkan keadaan...
Gila... Ini sungguh gila...
Walau tidak semuanya ...
Orang-orang yang baru ku kenal ini rela menjadi pagar kayu bagi rumahku ...
Orang-orang yang baru ku kenal ini mau membereskan halaman rumahku ...
Orang-orang yang beru ku kenal ini rela membersihkan sudut kamar ruang rumahku ...
Saya merasakan dan menemukannya disini ...
Some people live just to play the game...
Kami bersentuhan ... Kami pun bersinggungan ...
Dan sesekali kami saling hantam dan terjatuh ...
Namun setelah itu, kami tertawa dalam tubuh yang sedikit perih ...
Kami berkata, “Hey, hal yang itu tadi menyakitkan ... Kau curang, sekarang giliranku ...”
Namun setelah itu, kami tertawa kembali ... “Haha ... yang itu tadi menyenangkan”
Define what's within...
“Kini kita dan kami, dia dan dirinya sama saja, kami merasa satu”
Kami merasakan dan menemukannya ...
Ya, kami memang baru saja berkenalan ...
Saya tidak memberikannya panggung ...
Saya hanya memberikannya kepercayaan ...
Bagaimana dengan dirimu ?
#rumah #keluarga #momen #persahabatan #kebersamaan #keikhlasan #ketulusan
-Ini sebuah ketulusan, bukan pengabdian... Ini cinta-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar